11.06.2013

Fotografi Foto Produk


Fotografi Foto Produk
Dalam proses fotografi foto produk, ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan. Ketiga hal itu adalah:

1. Tata letak produk.
Letakkan produk sebaik mungkin. Tertata rapi. Pastikan hal-hal detail produk ingin diinformasikan jangan sampai tertutup dan tidak terekam kamera.
Untuk pelengkap, jika diperlukan, gunakan aksesoris yang mendukung kesan yang ingin diberikan pada foto produk itu.

2.  Pencahayaan.
Hal yang penting dari fotografi adalah pencahayaan. Karena sebenarnya foto merupakan lukisan dari cahaya yang ditangkap oleh kamera. Perhatikan intensitas cahaya, sumber cahaya dan arah cahaya.

Intensitas Cahaya
Cahaya yang jatuh ke produk harus cukup terang. Ini penting untuk memudahkan fotografi.
Bisa saja dilakukan pemotretan dengan intensitas cahaya yang rendah, dengan settingan kamera yang baik. Tapi sebaiknya intensitas cahaya cukup terang, agar dengan kamera handphone yang digunakan sekalipun gambar bisa tetap baik.
Usahakan untuk mendapatkan intensitas cahaya yang cukup terang, lembut dan merata.
 

Sumber Cahaya
Ada banyak sumber cahaya yang bisa digunakan. Salah satunya lampu flash yang ada di kamera itu sendiri. Tapi sebaiknya
 jangan digunakan. Kenapa? Karena akan membuat foto produk terlihat flat/ datar.
Cahaya keras yang datang dari satu arah langsung menuju produk, searah dengan arah kamera mengambil gambar, akan membuat foto menjadi terkesan datar.
Kalau memungkinkan gunakan flash yang terpisah dengan kamera. Lakukan dengan teknik memantulkan cahaya flash ke langit langit atau dinding, sehingga cahaya yang diterima produk lebih lembut dan merata.
Kalau tidak ada flash yang terpisah, gunakan lampu PLC (lampu yg letter U) atau lampu spiral yang biasa dipakai di rumah.

Arah Cahaya
Sebisa mungkin tidak menantang arah datangnya sumber cahaya.
 
Dan perhatikan juga jatuhnya bayangan akibat cahaya, tidak mengenai bagian dari produk.
Bila memungkinkan, gunakan beberapa sumber cahaya dari beberapa arah, agar cahaya lebih menyebar merata.

Tips pengaturan kamera agar kamera menyerap cahaya yang masuk tidak terlalu banyak/ terang ataupun kurang/ gelap, dapat dilihat di artikel teknik foto produk.
 

3. Fokus
 
Teknik fotografi harus lah benar. Jika pusing menyetel kamera, gunakan autofokus. Penjelasan teknik fotografi dengan kamera DSLR maupun kamera poket/ kamera saku akan dibahas di artikel selanjutnya.
 

9.11.2013

Asal Mula Terjadinya Sebuah Negara berdasarkan INNOVATION (Pembentukkan baru)


Sebelumnya gue nulis ini  aja sebenernya gue bingung mau isi apa buat blog gue...makanya gue klo ada tugas gue share diblog gue biar sekalian bagi-bagi Ilmu

Asal Mula Terjadinya Sebuah Negara berdasarkan INNOVATION (Pembentukkan baru)

Negara Innovation adalah suatu Wilayah dipermukaan bumi yang Kekuasaannya diatur oleh Pemerintahan yang berada di wilayah tersebut & juga merupakan suatu wilayah yang memiliki Sistem /Aturan yang berlaku bagi semua Individu yang wilayah tersebut yang  berdiri secara Independent akibat Perpecahan Negara sebelumnya.

Terjadinya Negara berdasarkan Innovation  dalam arti laen juga dapat didefinisikan adalah: Proses terbentuknya Negara secara Independent yang terbentuk diatas Negara yang Pecah & lenyap sebelumnya.

Contoh:
-          Negara Kolumbia tahun 1832 yang pecah akibat masalah ekonomi yang sekarang terbagi atas Venezuela & Kolumbia Baru
-          Lenyapnya Uni Soviet akibat dari PD2 &Krisis ekonomi yang membuatnya pecah dan terbagi atas Chechnya,Rusia, & Uzbekistan.

Beberapa Faktor yang dapat menyebabkan suatu Negara Hancur & Lenyap:
A.      Faktor Alam

 Suatu Negara dapat hilang jika Negara tersebut terkena suatu Bencana Alam,Seperti:Gunung Meletus,Tsunami,Badai,Dsb

B.      Faktor  Sosial

Suatu Negara juga dapat musnah karena ulayh manusianya itu sendiri,seperti karena: Revolusi,Perang,Penaklukan,Penjajahan,Dsb.

C.      Faktor Ekonomi

Suatu Negara dapat Hancur juga karena ekonomi pada Negara tersebut tidak stabil,Seperti: Krisis Ekonomi yang tidak Stabil,Kelaparan,Dsb

D.     Faktor Kekuasaan

Ternyata Kekuasaan dapat juga membuat  suatu Negara Pecah. Seperti: Kepala pemerintahan yang ingin menguasai Negara tapi malah membuat Negara tersebut Pecah